BM Bergerak

Hanya Prof Andalan yang Dipercaya, warga Perantauan di Jakarta Saweran Rp 761 Juta

SUPERMAKSS.COM – Demi tanah kelahiran yang lebih jaya, warga Sulawesi Selatan di Jakarta menggalang dana untuk mendukung perjuangan Prof Nurdin Abdullah dan Andi Sudirman Sulaiman untuk menjadi gubernur dan wagub melalui Pilkada 2018. Hanya semalam terkumpul Rp 761 juta.

“Semangat warga perantauan Sulawesi Selatan di Jakarta dan sekitarnya yang tergerak hati nuraninya untuk memilih dan mendukung pasangan Prof Andalan terbukti hari ini,” kata Manggatta Toding Allo, warga Tana Toraja yang bekerja di Jakarta, di di Restoran Central Tomang, Jakarta Barat, Selasa malam (10/4/2018).

Menurut Manggata, dukungan para warga perantauan di Jakarta kepada Prof Andalan disebabkan mereka semua menginginkan agar Sulsel semakin jaya ke depan. Dari empat pasangan calon, hanya Prof Andalan yang menurut para perantau bisa dipercaya dan diyakini bakal membawa perubahan yang jauh lebih baik bagi Sulsel.

“Konsep dan tagline Kerja Nyata yang diusung pasangan Prof Andalan bisa dirasakan oleh warga Sulsel di Jakarta. Kami selama ini banyak melihat pemberitaan di media nasional, bagaimana Kabupaten Bantaeng jauh lebih maju dibanding daerah lain berkat kepemimpinan Bupati Prof Nurdin Abdullah,” tambah Manggatta.

Guna memfasilitasi banyaknya warga Sulsel di Jakarta yang mendukung Prof Andalan, Manggata dan beberapa perantau menginisiasai penyelenggaraan malam Fundraising Gala Dinner yang sekaligus menjadi malam silaturahmi bagi para perantau. Terkumpul dana Rp 761.820.000 pada acara yang berkonsep ‘Dari Rakyat Untuk Rakyat’ itu.

Manggata dan para penggagas kegiatan itu mengimbau warga Sulsel perantauan agar tidak tinggal diam dan pasif terkait pemilihan pemimpin yang bakal bertanggungjawab atas kemajuan tanah kelahiran mereka selama lima tahun ke depan.

Ketua Tim Penggalangan Dana Prof Andalan Nikita Andilolo memastikan bahwa kegiatan tersebut dilaksanakan sesuai PKPU Nomor 5 Tahun 2017, di mana setiap dana yang terkumpul wajib di bawah batasan KPU dan diberikan dengan formulir yang sudah disiapkan.
“Pendanaan ini sangat transparan karena setiap pemasukan dana kampanye dapat dipertanggung jawabkan dan laporan keuangan akan dipublikasikan secara umum di website www.ProfAndalan.id dan dilaporkan ke KPU,” kata Nikita.

Nikita mengaku terkejut melihat animo dan semangat warga perantauan Sulsel dalam mendukung Prof Andalan. Banyak warga perantauan yang berebut agar bisa menyumbang dengan mendapatkan meja-meja VIP.

Tim Penggalangan Dana juga menyebutkan bahwa kegiatan itu bertujuan melawan budaya politik uang yang hampir selalu terjadi pada pemilihan umum. “Kami memulainya dengan menggalang biaya kampanye yang bersih dan partisipatif,” katanya.

Sementara itu, Prof Nurdin Abdullah mengucapkan terima kasih dan penghargaan bagi warga Sulsel di perantauan, khususnya di Jakarta dan sekitarnya yang telah memberi dukungan dan kepercayaan.

“Siapa saja boleh ikut berpartisipasi karena yang dilihat bukan dari segi nominal, melainkan semangat kita sebagai putera-puteri daerah Sulsel dalam ikut berjuang mengembalikan kejayaan Sulawesi Selatan,” kata Pof Nurdin Abdullah.(Raiz)*

2 Comments

2 Comments

  1. @Ya..sebagai salah seorang anak bangsa asal Toraja Sulawesi Selatan, momen diskusi memberi masukan penajaman visi-misi dalam kerja nyata prioritas ke depan salah satu pasangan calon Gubernur Sulsel. Prof. Dr. Ir. Nurdin Abdullah, M.Agr. dengan Calon Wakil (Andi Sudirman Sulaiman, ST.). Implementasi/akselerasi pembangunan “Sulsel Jaya”. Wilayah Sulsel merupakan barometer kawasan Timur Indonesia baik sebagai; 1. Menjadikan Lumbung pangan Indonesia dan dunia terhadap komoditas Strategis dan penting (pangan, kopi dan kakao serta ikan). 2. Menjadi wilayah pendidikan “karakter” anak bangsa, proses pendidikan kepada anak-anak di pinggiran/ daerah terpencil/ daerah jauh dari kota mulai dari PAUD s/d PT. serta dilengkapi sarana fasilitasnya termasuk hubungan komunikasi/internet dan guru berkualitas. 3. Kawasan Timur Indonesia menjadi daerah pendukung devisa negara bidang pariwisata dunia, baik wisata SDA dan budaya daerah. Menjadikan pariwisata Toraja menjadi wisata kedua dari wilayah Bali dengan dukungan prasarana/sarana: Peningkatan Lapangan Terbang Mamuju dan penyelesaian pembangunan lapangan terbang Buntu Kuni Tana Toraja (Sehubungan dengan legenda/sejarah keberadaan TORAYA dalam tatanan adat dan budaya maka, semoga nama bandara ini menjadi Bandara Internasional “TOMANURUN LAO LANGI'(TTL)Mengkendek-Toraja-Indonesia). Terima kasih atas diskusi penajaman misi yang diselenggarakan oleh anak-anak muda/tokoh Toraja, Makassar, Bone, Luwu dll. asal Sulawesi Selatan yang ada di Jakarta dengan komunitas “SULSEL JAYA” PROF. ANDALAN @ Jakarta, April 2018. Tetap semangat.# Gb.All.@

    • Redaksi

      April 14, 2018 at 4:57 pm

      luar biasa pak… sepakat..

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Most Popular

To Top