supermakss.com – Anggota Komisi XII DPR RI dari Fraksi PDI Perjuangan, Ridwan Andi Wittiri, mendorong percepatan pengembangan bioenergi, khususnya bioetanol, sebagai langkah strategis mengurangi ketergantungan Indonesia terhadap impor Bahan Bakar Minyak (BBM).
Hal tersebut disampaikan Ridwan saat mengikuti Kunjungan Kerja Spesifik Komisi XII DPR RI ke fasilitas pilot project bioetanol milik PT Pertamina New & Renewable Energy di Bandung, Jawa Barat, Kamis (12/2).
Menurut legislator asal Sulawesi Selatan itu, bioetanol sebagai bagian dari Energi Baru Terbarukan (EBT) memiliki potensi besar karena bahan bakunya melimpah di dalam negeri. Optimalisasi produksi bioetanol dinilai tidak hanya mendukung transisi menuju energi hijau, tetapi juga memperkuat kedaulatan energi dan ekonomi nasional.
“Pengembangan bioetanol ini perlu kita dorong dan kawal bersama. Ini adalah bagian penting untuk mengurangi ketergantungan kita pada impor energi dari luar negeri,” tegas Ridwan dalam pertemuan tersebut.
Ia menjelaskan, pemanfaatan bioetanol membawa sejumlah dampak positif, di antaranya menekan impor BBM sehingga mengurangi beban pengeluaran negara, mendukung upaya penurunan emisi karbon, serta memperkuat kemandirian energi dengan memanfaatkan bahan baku lokal.
Melalui kunjungan kerja ini, Ridwan berharap proyek percontohan bioetanol yang dikelola Pertamina NRE dapat segera ditingkatkan kapasitas produksinya. Dengan demikian, manfaatnya tidak hanya dirasakan dalam skala industri, tetapi juga memberikan dampak nyata bagi masyarakat luas serta mendukung ketahanan energi nasional secara berkelanjutan.