BM Bergerak

Generasi Muda Padati Public Lecture Pandu Negeri, Rocky Gerung dan Hamid Awaluddin Bedah Krisis Demokrasi Global

Makassar — Ratusan mahasiswa dan anak muda Makassar dan sekitarnya memadati Aula Lantai 2 Gedung Phinisi Universitas Negeri Makassar dalam gelaran Public Lecture Series ketiga yang diselenggarakan Pandu Negeri, Sabtu (9/5/2026).

Mengusung tema “Situasi Global dan Arah Politik Negeri: Generasi Muda dalam Konsep To Build The World Anew”, kegiatan ini menghadirkan tiga narasumber nasional, yakni Hamid Awaluddin, Rocky Gerung, dan Andi Luhur Prianto. Adapun Seno Bagaskoro dan Setiawan bertindak sebagai host acara.

Diskusi berlangsung dinamis dengan pembahasan seputar krisis demokrasi global, rivalitas geopolitik dunia, serta peran generasi muda dalam membaca arah politik nasional di tengah perubahan global yang kian kompleks.

Pada sesi pembuka, Andi Luhur Prianto menyoroti kemunduran demokrasi di berbagai negara. Akademisi Universitas Muhammadiyah Makassar itu menegaskan bahwa pemilu tidak selalu melahirkan pemerintahan yang demokratis.

“Pemilu demokratis tidak selalu menghadirkan pemimpin yang demokratis. Justru di banyak tempat melahirkan pemimpin yang otoritarian,” ujarnya.

Sementara itu, Hamid Awaluddin membahas rivalitas geopolitik Amerika Serikat dan Cina yang dinilainya turut memengaruhi sejumlah konflik internasional. Mantan Duta Besar RI untuk Rusia dan Belarus itu menilai persaingan ekonomi global menjadi faktor penting dalam arah kebijakan luar negeri Amerika.

Pada kesempatan yang sama, Rocky Gerung mengulas relevansi pemikiran Soekarno dalam konteks dunia modern. Ia menyinggung gagasan To Build The World Anew dan menilai pemimpin visioner harus mampu membaca ancaman krisis demokrasi serta hilangnya harapan masyarakat.

Public Lecture Series ini menjadi ruang dialog bagi generasi muda untuk memperluas perspektif terhadap dinamika global sekaligus memperkuat tradisi berpikir kritis di tengah tantangan politik dan demokrasi kontemporer.

Kegiatan ini dihadiri pula beberapa legislator, seperti H. Ridwan A. Wittiri, dr. Fadli Ananda, A. Putra Batara Lantara dan Hj. A. Suhada Sappaile.

Click to comment

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

To Top