BM Bergerak

KPU Tegaskan Tayangan Azan Ganjar Tak Langgar Aturan

Suara Perjuangan Makassar – Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Hasyim Asy’ari menegaskan tayangan Azan ada capres dari PDI Perjuangan Ganjar Pranowo terjadi sebelum mendaftar sebagai capres ke KPU.

“KPU urusannya kan kampanye. Kampanye termasuk di lembaga penyiaran, sudah ada itu,” ujar Hasyim di Gedung KPU, Jakarta Pusat, Jumat (15/9).

Hasyim menilai kemunculan Ganjar dalam azan di stasiun TV bukan bentuk kampanye. Kegiatan itu masih dalam tahap sosialisasi di mana para peserta Pemilu 2024 telah diizinkan melakukan kegiatan tersebut sejak 14 Desember 2022.

Itukan sosialisasi. Sosialisasi sudah boleh dilakukan partai politik sebagai peserta pemilu sejak 14 Desember 2022 ketika penetapan parpol sebagai peserta pemilu,” jelasnya.

Hasyim juga menyoroti belum adanya pada bakal calon presiden, termasuk Ganjar Pranowo yang telah mendaftar ke KPU. Dia mengatakan hal itu membuat semua kegiatan bacapres tersebut belum menjadi urusan KPU.

“Kalau sekarang peserta pemilu presiden kan belum ada, belum daftar. Siapa aja mau silaturahim ke mana aja, mau salat di mana aja, nggak ada hubungannya dengan KPU,” terang Hasyim.

Orang belum siapa-siapa. Daftar ke KPU aja belum. Kalau belum ada hubungan dengan KPU disuruh komentar, komentari apa. Baru kami bisa memberikan statement kalau sudah ada yang didaftarkan ke KPU,” sambungnya.

Dia menilai apa yang dilakukan Ganjar masih kepentingan pribadi dan setiap orang juga dapat melakukan hal tersebut. Contah lain saat Gubernur Riau membacakan Qira’atul Qur’an saat menjelang pilgub.

‘Sebelum mulainya dan ngaji belum jadi gubernur. Kalau orang bertanya, apakah dalam rangka mau ikut nyalon gubernur periode kedua? Masa ada gubernur dan ngaji lalu dihubungkan dengan pemilu atau pilkada,” pungkasnya.

 

Click to comment

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

To Top