Makassar – Warga Kelurahan Maccini Gusung, Kecamatan Makassar, mengeluhkan kesulitan mendapatkan air bersih yang telah berlangsung lebih dari satu bulan terakhir. Keluhan ini disampaikan langsung kepada Anggota DPRD Kota Makassar, A. Suhada Sappaile, dalam kegiatan Reses Ketiga Masa Persidangan Ketiga Tahun Sidang 2024-2025, Kamis (19/6), di Jalan Poros Maccini Gusung.
Salah satu warga, Syarifuddin, mengungkapkan bahwa air PDAM tidak mengalir lancar bahkan kerap tidak mengalir sama sekali. Kalaupun mengalir, hanya terjadi pada tengah malam, memaksa warga harus begadang demi mendapatkan air.
“Warga tiap tahun begadang. PDAM tidak berjalan maksimal, masyarakat yang diinfus karena satu minggu begadang, warga kurang darah,” ungkapnya yang disambut tawa para peserta reses.
Lebih mirisnya, kata Syarifuddin, meskipun air tidak mengalir, warga tetap dibebani kewajiban membayar tagihan bulanan, termasuk denda jika terlambat membayar.
Ia pun berharap DPRD dapat menyampaikan langsung permasalahan ini ke PDAM Makassar. “Tiap habis musim hujan, air PDAM langsung terganggu. Kami ingin tahu apa sebenarnya kendalanya,” katanya.
Menanggapi keluhan tersebut, A. Suhada Sappaile menyatakan akan menindaklanjuti laporan warga dengan memanggil pihak Direksi PDAM melalui Komisi B DPRD Makassar.
“Air ini adalah kebutuhan pokok masyarakat. Setelah reses ini, kami akan segera panggil Direksi PDAM untuk menanyakan langkah konkret yang akan diambil guna mengatasi permasalahan ini,” tegas Suhada.