Headline

BBM Langka, Makassar Mengantre: ARW Desak Pertamina Jangan Diam

Suara Perjuangan Makassar— Kelangkaan bahan bakar minyak (BBM) di sejumlah stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) di Kota Makassar memicu antrean panjang dan mengganggu aktivitas masyarakat. Kondisi tersebut mendapat sorotan keras dari Anggota DPR RI Komisi XII, H. Ridwan Andi Wittiri, S.H. (ARW).

ARW mendesak PT Pertamina segera mengambil langkah konkret untuk memulihkan pasokan dan distribusi BBM di Makassar. Menurutnya, kelangkaan BBM tidak boleh dibiarkan berlarut karena berdampak langsung terhadap pekerja, pelaku usaha, hingga pengguna transportasi umum.

“Kondisi ini sangat merugikan masyarakat. Antrean panjang di berbagai titik SPBU jelas mengganggu aktivitas warga. Ini kebutuhan dasar yang harus segera dipenuhi negara,” ujar ARW.

Sorotan tersebut sebelumnya telah disampaikan ARW dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) Komisi XII DPR RI bersama Pertamina, Selasa (8/9/2026). Dalam rapat itu, ARW meminta Pertamina melakukan koordinasi cepat dan konkret guna memastikan pasokan BBM di Makassar kembali normal.

“Saya sudah sampaikan langsung ke Pertamina dalam RDP kemarin. Ini bukan sekadar masukan, tapi permintaan agar segera ditindaklanjuti di lapangan. Masyarakat tidak boleh terus menunggu tanpa kepastian,” tegasnya.

ARW juga meminta Pertamina memberikan penjelasan terbuka kepada publik terkait penyebab kelangkaan, langkah penanganan yang dilakukan, serta target waktu pemulihan pasokan BBM di Makassar.

Ia menegaskan akan terus mengawal persoalan tersebut hingga kondisi pasokan kembali normal.

“Pemerintah, dalam hal ini Pertamina, harus hadir dan merespons cepat. Jangan sampai masyarakat yang dirugikan karena persoalan distribusi yang seharusnya bisa diantisipasi,” pungkas ARW.

Click to comment

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

To Top