Suara Perjuangan Makassar – Keberadaan caleg perempuan tidak hanya sekedar pelengkap sebagai syarat bagi partai politik untuk ikut pemilu, tetapi punya kesetaraan dengan caleg lain termasuk dengan para caleg laki-laki.
PDI Perjuangan telah mempersiapkan caleg perempuan sebagai hasil proses kaderisasi dan rekrutmen secara serius yang memiliki kompetensi dan kualifikasi serta kualitas.
Seperti keberadaan Hermina Dona, kader PDI Perjuangan yang telah disiapkan oleh partai untuk bertarung di DPR RI Daerah Pemilihan Sulawesi Selatan 1.
Dona panggilan akrabnya Hermina Dona, mengawali karier politiknya di PDI Perjuangan sebagai kader biasa, kemudian menjadi Pengurus DPC PDI Perjuangan Kota Makassar selama satu periode kemudian menjadi Pengurus DPD PDI Perjuangan Sulsel selama dua periode, sampai sekarang.
Berbekal proses kaderisasi dan gemblengan dan penugasan partai, Hermina Dona mampu berbuat untuk memperoleh kursi di daerah pemilihan yang meliputi Kota Makassar, Kan. Gowa, Takalar, Jeneponto, Bantaeng dan Kab. Selayar.
Keberadaan saya sebagai caleg untuk mengangkat harkat dan martabat kaum perempuan, ungkapnya dihadapan warga di Kec. Panakukang Kota Makassar, Selasa (19/12/23).
Perempuan harus tampil sejajar dengan kaum laki-laki, perempuan tidak boleh minder, perempuan harus maju untuk berkarya.
“Sebenarnya politik itu sangat baik. Jadi para perempuan, jangan sampai nanti saat Pemilu atau Pilkada dimanfaatkan sebagai alat untuk mencari dukungan ataupun suara, setelah selesai ditinggalkan begitu saja. Perempuan harus turut serta memperjuangkan hak dan aspirasinya,” pungkasnya.
Sementara itu St. Nursiah Warga Kel. Pampang Kec. Panakukang berharap dan mendoakan Hermina Dona dapat terpilih menjadi anggota DPR RI, karena beliau orang baik, santun dan peduli. (*)