MAKASSAR – Anggota DPR RI dari Fraksi PDI Perjuangan, H. Ridwan A. Wittiri, melakukan kunjungan kerja di Kecamatan Mamajang, Kota Makassar tepatnya di Cafe Garasi Jl. Monginsidi Kota Makassar, Sabtu (31/1/2026). Kunjungan ini menjadi ajang silaturahmi sekaligus penyerapan aspirasi masyarakat secara langsung.
Dalam kegiatan tersebut, Ridwan A. Wittiri yang akrab disapa ARW didampingi Bendahara DPD PDI Perjuangan Sulawesi Selatan Risfayanti Muin, Wakil Bendahara Hj. A. Tenri Uji Idris, Kepala BP Pemilu Raisuljaiz serta Ketua dan Sekretaris DPC PDI Perjuangan Kota Makassar, Hj. A. Suhada Sappaile dan William.
Dalam sambutannya, ARW yang juga menjabat sebagai Ketua DPD PDI Perjuangan Sulsel menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada masyarakat yang hadir. Ia menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan wujud nyata sinergi antara wakil rakyat dan masyarakat.
“Terima kasih kepada saudara-saudari yang telah meluangkan waktu untuk hadir. Ini adalah bukti kuat sinergitas antara masyarakat dan wakilnya di DPR,” ujar ARW.
Ia juga menyampaikan bahwa sebagai wakil rakyat di DPR RI, dirinya telah menyalurkan berbagai aspirasi warga di sejumlah daerah. Di antaranya bantuan sambungan listrik gratis, pengadaan motor sampah, serta bantuan alat pertanian seperti traktor untuk mendukung produktivitas petani.
“Alhamdulillah, banyak aspirasi warga yang sudah kami salurkan, mulai dari sambungan listrik gratis, motor sampah, hingga bantuan untuk petani seperti traktor dan sarana pendukung lainnya,” ungkapnya.
Sebagai Anggota Komisi XII DPR RI, ARW turut mengapresiasi sejumlah program pemerintah, salah satunya program Makan Bergizi Gratis (MBG). Menurutnya, program tersebut memiliki dampak strategis dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia sejak usia dini.
“Kita berharap program ini mampu meningkatkan kecerdasan dan produktivitas anak-anak usia sekolah serta menjadi langkah konkret dalam pencegahan stunting,” tambahnya.
Kegiatan kunjungan kerja ini diikuti oleh warga Kecamatan Mamajang, khususnya masyarakat Kelurahan Bontobiraeng, Mamajang Dalam dan Mamajang Luar, Sambung Jawa serta dihadiri tokoh masyarakat, tokoh agama, dan tokoh pemuda yang antusias menyampaikan aspirasi dan harapan mereka.