MAKASSAR – Ada pemandangan berbeda dalam aksi sosial yang digelar DPC PDI Perjuangan Kota Makassar saat memperingati Haul Bung Karno ke-56, Minggu (21/6/2026). Jika umumnya bantuan yang dibagikan berupa sembako, kali ini partai berlambang banteng moncong putih tersebut memilih menyalurkan paket makanan pendamping beras kepada masyarakat.
Program tersebut menjadi refleksi atas gagasan besar Bung Karno mengenai pentingnya kedaulatan pangan dan kemandirian bangsa dalam memenuhi kebutuhan dasar rakyatnya. Selain membantu memenuhi kebutuhan harian warga, paket pangan yang dibagikan juga diharapkan mampu meningkatkan kualitas gizi keluarga, khususnya bagi masyarakat prasejahtera di Kota Makassar.
Ketua Panitia Pelaksana, Fikhran Noer, mengatakan bahwa bantuan pangan alternatif ini mengandung pesan edukatif tentang pentingnya konsumsi makanan bergizi dan beragam.
“Bung Karno pernah mengingatkan bahwa urusan pangan adalah urusan hidup matinya suatu bangsa. Pada Haul beliau yang ke-56 ini, kami ingin memastikan masyarakat tidak hanya mendapatkan bahan pangan untuk mengenyangkan perut, tetapi juga sumber nutrisi yang baik bagi tumbuh kembang anak-anak sebagai generasi penerus bangsa,” ujar Fikhran.
Ia menambahkan, senyum dan rasa syukur para ibu penerima manfaat menjadi pengingat bahwa kehadiran pangan sehat di meja makan keluarga memiliki arti yang sangat besar.
Hal senada disampaikan Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Makassar, Andi Suhada Sappaile. Menurutnya, politik kerakyatan harus diwujudkan melalui langkah nyata yang menyentuh kebutuhan paling mendasar masyarakat.
“Politik bagi kami adalah memastikan tidak ada lagi ibu yang kebingungan memikirkan makanan untuk anak-anaknya keesokan hari. Melalui paket makanan pendamping beras ini, kami ingin menunjukkan bahwa kekayaan pangan negeri ini sangat berlimpah dan dapat dimanfaatkan untuk menjaga ketahanan keluarga. Kami ingin hadir di tengah masyarakat dengan ketulusan, menjaga dapur rakyat tetap menyala serta memastikan anak-anak tumbuh sehat dan tidak mengalami kekurangan gizi,” tutur Andi Suhada Sappaile.
Aksi sosial tersebut mendapat sambutan hangat dari warga penerima manfaat. Mereka menilai bantuan pangan pendamping beras tidak hanya meringankan beban pengeluaran rumah tangga, tetapi juga memberikan pilihan menu yang lebih sehat dan beragam bagi keluarga.
Melalui kegiatan ini, DPC PDI Perjuangan Kota Makassar berupaya menerjemahkan ajaran Bung Karno tentang kedaulatan pangan ke dalam aksi nyata yang dapat dirasakan langsung manfaatnya oleh masyarakat.