BM Bergerak

“Tabuh Kebangkitan Kepala Banteng Moncong Putih” di RAKERDA III PDI Perjuangan Sulawesi Selatan

tokoh

Foto : DPP PDI Perjuangan bersama dengan DPD dan Tamu Undangan Lainnya.

SUPERMAKSS.COM – Rapat Kerja Daerah (RAKERDA) Dewan Pimpinan Daerah Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan Propinsi Sulawesi Selatan digelar di  Hotel Clarion, Jumat sampai minggu  (19-21/2/2016). Peserta RAKERDA diikuti 513 kader partai berlambang kepala banteng moncong putih tersebut. Menurut Ketua Rakerda DPD PDI Perjuangan H. Abdullah Tappareng rakerda merupakan bagian dari konsolidasi internal partai, sekaligus mempersiapkan pemenangan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada)  pada tahun  2017 mendatang.

“Hasil Pilkada 2015 menjadi modal yang baik untuk melakukan konsolidasi dan untuk terus melakukan proses institusionalisasi kepartaian. Dari 11 Pilkada kabupaten/kota, PDI Perjuangan menang di 6 wilayah. Sebelumnya juga tidak ada anggota DPR dari Sulsel tapi sekarang sudah ada. Ini memberi harapan bagi PDI Perjuangan,” ujar Hasto saat menyampaikan sambutan di Rapat Kerja Daerah (Rakerda) PDI Perjuangan Provinsi Sulawesi Selatan di Kota Makassar, Jumat (19/2/2016). “Rakerda kali akan dilaksanakan secara terbuka, tapi rapatnya akan dibagi tiga komisi dan berlangsung tertutup. Pokok bahasan seputar internal partai, pemilu, pilkada dan pemerintahan serta program kerakyatan.”

Sekretaris Jenderal DPP PDI Perjuangan, Hasto Kristiyanto mengakui, DPD PDI Perjuangan Sulsel semakin menunjukkan eksistensinya. Terutama sejak dibawah kepemimpinan Andi Ridwan Wittiri (ARW), sebagai partai yang akan terus mewujudkan cita-cita partai. “Dibawah Pak Andi, PDI Perjuangan Sulsel menunjukkan kedisiplinannya, mesin partai terus bergerak, menunjukkan roh seluruh spirit PDI Perjuangan di bumi Anging Mammiri,” .  “Dalam mewujudkan Indonesia berdaulat, berdikari, PDI Perjuangan tidak bisa berjalan sendiri, makanya hadir Golkar dan Hanura di Rakerda ini,” tambahnya. Di dalam Rakerda PDI Perjuangan Sulsel ini, juga dihadiri beberapa Bupati dan Wakil Bupati yang diusung oleh PDI Perjuangan dalam Pilkada 2015 lalu.

Ketua DPD PDI Perjuangan Sulsel, H. Ridwan Andi Wittiri mengungkapkan, beliau belum tentu maju di Pilgub Sulsel 2018, meski sudah mendapat dukungan dari DPC dan PAC Se Sulsel. “Jujur saja siapa yang tidak mau jadi Gubernur, semua pasti mau, tetapi orang yang mau maju harus mempunyai kemampuan disegala lini,” ujar ARW, “Saya kalau di dorong belum tentu mau karena saya ini dari pengusaha. Kalau kita mau eksekutif maka kita harus siap. Kalau semuanya sudah siap maka saya akan maju,” ungkap ARW dalam keterangan persnya di Hotel Clarion, Ridwan menambahkan, partai PDI Perjuangan  sangat terbuka dan siapa pun yang mau mengendarainya kita berikan dengan ketentuan syarat.

“Kami terbuka, siapa saja bisa dengan satu sayarat mereka harus mengikuti dan memenuhi syarat partai, termasuk hasil survei,” kata ARW.

Sementara terpisah dari itu Ketua DPC Kota Makassar H. Bahar Machmud menjelaskan, Rakerda bagian dari tindaklanjut hasil Rakernas di Jakarta pada bulan lalu. Serta kesiapan DPC Kota Makassar untuk menghadapi Pemilihan Walikota Makassar serta Pemilihan Gubernur Sulawesi Selatan, pada tahun 2018. (as )

Berita Terkait : https://supermakss.com/2016/02/tabu-gendang-sebagai-tanda-dibukanya-rakerda-iii-pdi-perjuangan/

Click to comment

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

Most Popular

To Top