SUPERMAKSS.COM – Bertapatan dengan peringatan Hari Lahirnya Pancasila yang ke-72, PDI Perjuangan kedatangan calon Walikota Makassar H. Ramdhan Pomanto, yang datang untuk mengembalikan berkas pengembalian formulir calon Walikota Makassar dan diantar ratusan pendukung dan tim pemenangannya di Sekretariat DPC PDI Perjuangan Kota Makassar Jalan Perintis Kemerdekaan Km. 07 Makassar, Kamis (01/05/2017).
Walikota Makassar ini datang tepat pukul 11.30 dan langsung disambut ratusan kader PDI Perjuangan yang dipimpin langsung oleh Ketua DPC H. Bahar Machmud, Mesakh Raymond Rantepadang (Sekretaris) dan Ketua Tim Penjaringan Pilkada Kota Makassar Raisuljaiz.
Bahar Machmud dalam sambutannya mengucapkan banyak terima kasih kepada bapak Muh. Ramdhan Pomanto dan Tim Pemenangannya atas kesediannya mengembalikan formulir secara langsung sesuai dengan arahan tim penjaringan, bahwa pada saat pengembalian kandidat yang datang langsung ke kantor DPC partai, dan hari ini kedatangan Pak Dani bertepatan dengan hari kelahiran Pancasila yang ke-72 tahun, dimana Pancasila mempunyai 5 sila, dan Pak dani calon kelima yang mengembalikan formulir ke DPC, Ujar HBM.
Sementara itu calon incumbent Walikota Makassar Muh. Ramdhan Pomanto dalam sambutannya mengatakan bahwa kedatangannya di PDI Perjuangan sebagai sebuah takdir Karena bertepatan dengan hari kelahiran Pancasila, dan saya berharap pada pilkada tahun depan PDI Perjuangan dan DP bisa bersama-sama dalam rangka mewujudkan kesejahteraan rakyat dan mewujudkan Makassar dua kali tambah baik. Lebih lanjut suami dari Indira Yusuf ini berjanji dihadapan PDI Perjuangan Kota Makassar, bahwa tahun depan nama salah satu jalan utama di Makassar akan ada nama Presiden RI yang pertama Soekarno, dan meminta kepada DPC PDI Perjuangan untuk bersama sama mewujudkan hajatan tersebut.
Setelah mengembalikan formulir kepada Ketua Tim Penjaringan Raisuljaiz, ratusan kader PDI Perjuangan yang terdiri dari Pengurus Anak Cabang dan Ranting di halaman secretariat menunggu turunnya DP sambil memegang kertas yang bertuliskan “Saya Indonesia, Saya Pancasila, Saya Makassar dan Saya DP. (RJ)*

