BM Bergerak

Veteran Aktivis 1996 Gelar Silatnas Peringati Kudatuli

SUPERMAKSS.COM –Tragedi berdarah pengambilalihan paksa kantor DPP Partai Demokrasi Indonesia (PDI) di Jalan Diponegoro 58, Menteng, Jakarta, Sabtu 27 Juli 1996 (Peristiwa Sabtu Kelabu) atau Peristiwa 27 Juli, yang disebut sebagai Kerusuhan 27 Juli (Kudatuli), seperti enggan hilang dari kamus politik.

Daya cekam hingga efek dahsyat tragedi yang kemudian jadi satu picu penting perlawanan politik massa rakyat menentang kediktatoran rezim Orde Baru Soeharto hingga kejatuhannya 21 Mei 1998, turut memantik simbolisasi sosok Ketua Umum PDI Megawati Soekarnoputri (PDI Pro-Mega) sebagai tokoh sentral perlawanan politik anti-Orde Baru kala itu.

Demi memperingatinya, sesuai rencana hari ini hingga puncaknya esok, Kamis-Jum’at (26-27/7/2018), para veteran aktivis dan pelaku sejarah korban tragedi Kudatuli akan menggelar kegiatan bertajuk Silaturahmi Nasional (Silatnas) Aktivis ’96 di tempat yang sama.

Dari rilis panitia, diketahui kegiatan akan diawali konsolidasi peserta, orasi politik, dan diselingi hiburan rakyat ini mulai pukul 8 pagi. Acara pembukaan sendiri baru akan berlangsung pukul 16.00 sore nanti, diisi orasi politik mengenang peristiwa “magis” tersebut.

Sejumlah tokoh pelaku sejarah Kudatuli, diantaranya Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri, anggota FPDIP DPR Ribka Tjiptaning Proletaria, mantan Ketua Umum Partai Rakyat Demokratik (PRD) yang kini anggota FPDIP DPR Budiman Sudjatmiko, mantan Ketua Perhimpunan Bantuan Hukum Indonesia (PBHI) yang kini memimpin Setara Institute Hendardi, dan Ketua Komnas HAM, dijadualkan hadir.

Bersama mereka, akan turut berpidato, sejumlah saksi korban dan simpul-simpul perwakilan massa dari berbagai daerah.

Ba’da Isya hingga tengah malam, peserta akan mengikuti pengajian, pembacaan Yaasin dan Tahlil. Dilanjutkan gelaran Malam Renungan yang diisi aksi tabur bunga dan penyalaan lilin peringatan.

Di hari kedua, Jum’at (27/7/2018) besok, paginya akan kembali digelar aksi tabur bunga. Lepas shalat Jum’at, sekira pukul 14.30 sampai 17.00 WIB, akan dipermaklumatkan Pernyataan Konsensus Bersama Silatnas Aktivis ’96 disertai sambutan para tokoh politik.

Sebuah dokumen politik bertajuk Inisiasi 22 Tahun Demokrasi Indonesia akan turut mewarnai rangkaian acara sekaligus menutup kegiatan. (RJ)*

Click to comment

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

Most Popular

To Top