BM Bergerak

Elektoral PDIP Tertinggi, Dorong Kerja Maksimum Untuk Jokowi-KH Maruf Amin

SUPERMAKSS.COM – PDI  Perjuangan meminta seluruh simpatisan, anggota, dan kader Partai untuk terus berjuang semakin militan, meski survey menempatkan PDIP dengan elektoral tertinggi antara 24.6 % sampai 29.2%, dan terakhir survey Kompas 26.9%. “PDIP sangat berkepentingan pemerintahan Jokowi-KH Ma’ruf Amin kuat, efektif dan solid. Karena itulah dalam rangka penguatan sistem presidensial, gambaran ideal terjadi apabila Golkar bisa menduduki posisi no 2, mengalahkan Gerindra, dan PKB no 3, hal ini disampaikan oleh Sekretaris Jenderal DPP Hasto Kristiyanto.

“Kami akan tingkatkan kerjasama agar elektoral seluruh Parpol KIK bisa meningkat. “Momentum Gerindra untuk turun drastis terbuka lebar karena mengandalkan efek ekor jas, tanpa dukungan kekuatan teritorial. Dengan demikian kaki-kaki Gerindra bisa diminimkan kerjanya di lapangan. Disini tokoh-tokoh NU, PKB, dan PPP bisa bergerak bersama membendung gerak HTI yang berada di belakang Prabowo-Sandi”, ujarnya.

Keyakinan bahwa Gerindra bisa turun karena berdasarkan survey Kompas, dalam waktu kampanye selama enam (6) bulan, Prabowo-Sandi HANYA mampu naik 4%. Itupun lengkap dengan tarian Pak Prabowo, hoax, dan fitnah, serta dengan metode strategi pemenangan yang diimpor dari asing seperti fire hose of false hood. “Bayangkan saja, dilengkapi dengan fitnah dan hoax, Prabowo-Sandi hanya mampu naik 4% dalam waktu 6 bulan, dan sekarang tinggal 26 hari, Maka kami opsimis Jokowi-KH Maruf Amin menang semakin tebal. Elektoral PDIP yang tinggi akan jadi daya dorong maksimum bagi Jokowi-KH Maruf Amin. Terlebih kami bersama Parpol KIK lainnya seperti Golkar, PKB, PPP dll memiliki basis kultural dan tradisional yang kuat”

Survey Kompas kami tempatkan sebagai hasil bawah kemenangan Jokowi-KH Maruf Amin sebesar 56.8% sebagai target pesimis, sementara target realistis adalah 63.4%, pungkas Hasto. (*)

Click to comment

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

Most Popular

To Top