Site icon SUPERMAKSS.com

Gubernur Dan Wakil Gubernur Serta Beberapa Calon Gubernur Hadiri Peringatan HUT Dan Maulid Di PDI Perjuangan

2

Foto : Ketua DPD H. Ridwan A. Wittiri Menjemput Gubernur Sulawesi Selatan.

SUPERMAKSS.COM – DPD PDI Perjuangan Sulawesi Selatan pada pelaksanaan HUT partai yang ke – 44 mengadakan kegiatan Maulid Nabi Muhammad SAW dan dialog Kebangsaan yang dilaksanakan di Graha Pena Jl. Urip Sumiharjo Kota Makassar, Sabtu (21/01/2017).

Foto : Nampak Muh. Ramdhan Pomanto (Walikota Makassar) dan Rudy P. Goni (Sekretaris DPD) dan Bahar Mahmud (Ketua DPC Makassar)

H. Ridwan A. Wittiri (Ketua DPD PDI Perjuangan Sul-Sel) pada inti sambutannya mengatakan bahwa, pentingnya meneladani akhlak Rasulullah Muhammad SAW, dalam menghadapi situasi perpolitikan saat ini, di mana Rasulullah telah mencontohkan di dalam memimpin bangsa Arab pada saat itu menekankan pentingnya menjaga solidaritas antar sesama meskipun beda keyakinan, dengan adanya “PIAGAM MADINAH”, ujar ARW.

Foto : Gubernur Sul-Sel Bersama Dr. Ahmad Basarah, H. Ridwan A. Wittiri Dan Walikota Makassar

Sementara itu Gubernur Sulawesi Selatan, DR. H. Syarul Yasin Limpo pada sambutannya mengatakan “saya tidak bisa dipisahkan dengan PDI Perjuangan, saya punya hubungan historis dengan partai moncong putih ini, dan saya tahu betul bagaimana partai ini dibangun dengan mengedepankan ideologi Pancasila sebagai pondasi diatas segala-galanya, SYL juga menyampaikan, kalua orang berbicara tentang ideologi Pancasila, maka yang saya ingat itu PDI Perjuangan, kalua orang berbicara tentang, UUD 1945, maka saya ingat PDI Perjuangan, kalua orang berbicara mengenai NKRI dan Bhinneka Tunggal Ika, maka yang ada dalam pikiran saya, yah PDI Perjuangan, dan saya berharap PDI Perjuangan tetap menjadi motor dan berada digaris terdepan dan tetap konsisten di dalam memperjuangan kesejahteraan rakyat.

Foto : Dr. Rivai Ras (Calon Gubernur), Supriansyah (Wakil Bupati Soppeng) dan Irjenpol Burhanuddin Andi (Calon Gubernur)

Dr. Ahmad Basarah yang mewakili DPP PDI Perjuangan menekankan pada sambutannya “ Bahwa menjaga keutuhan berbangsa dan bernegara adalah kewajiban partai untuk ditegakkan, nilai transformasi Pancasila sebagai dasar dan falsafah di dalam berbangsa dan bernegara harus diwujudkan di dalam kehidupan keseharian kita, Wakil Sekretaris Jenderal DPP PDI Perjuangan ini juga menyampaikan bahwa akhir-akhir ini banyak yang meragukan pemikiran Soekarno terhadap keberpihakannya pada Islam, beliau mengupas sejarah Soekarno mulai saat Proklamator ini lahir, sampai dia didtitipkan oleh ayahandanya kepada tokoh pergerakan Islam HOS Tjokrominoto, sehingga pemikiran-pemikiran Soekarno tidak bisa dipisahkan oleh pemikiran dan keberpihakannya kepada Islam, Soekarno itu kader Muhammadiyah, dan ini fakta sejarah yang tidak terbantahkan. Ketua Fraksi PDI Perjuangan MPR-RI ini juga mengupas secara paripurna sejarah lahirnya Pancasila 1 Juni 1945, dimana pada sidang BPUPK, Soekarno menawarkan Pancasila sebagai dasar negara, dan pada saat itu semua peserta sidang menerima Pancasila sebagai dasar negara, dan oleh Presiden Jokowi, setiap tanggal 1 Juni, ditetapkan sebagai hari lahirnya Pancasila.

Foto : Dalog Kebangsaan, Prof. Qasim Mathar, Dr. Ahmad Basarah, Dr. Azwar Hasan, Dr. Yahya Mustafa dan Moderator Muh. Iqbal Arifin

Selain dihadiri oleh Gubernur Sulawesi Selatan, hadir pula Wakil Gubernur Ir. H. Agus Arifin Nu’mang yang juga digadang-gadang maju sebagai Calon Gubernur, Anggota DPR-RI dari Fraksi PDI Perjuangan H. Syamsu Niang, hadir pula Walikota Makassar, Ir. Muh. Ramdhan Pomanto, Wakil Bupati Soppeng Supriansyah, SH, Ketua DPW PPP H. Muh. Aras, dua calon Gubernur Irjen Burhanuddin  Andi dan Dr. Rivai Ras, Nampak pula hadir Wakil Bupati Takalar Natsir Nojeng dan beberapa pejabat penting lainnya serta para pengurus DPD dan para Ketua DPC PDI Perjuangan se kabupaten/Kota. (Er Je)*

Exit mobile version